Dengan Alasan Khilaf Pelaku Pencabulan Di Bebaskan Polisi

Agen Adu Ayam,Adu Ayam Jago,Ayam Petarung,Agen Sabung Ayam,Sabung Ayam Jago,Agen Sabung Ayam Online,Situs Resmi S1288,Laga Ayam Online,Agen S1288,Adu Ayam Pisau,

Dengan Alasan Khilaf Pelaku Pencabulan Di Bebaskan Polisi

Adujudi – Keluarga korban pencabulan mencak-mencak di Polresta Medan, Selasa (14/6) sore. Mereka protes kinerja penyidik Satuan Layanan Perempuan & Anak (PPA) yg melepas pelaku dengan alasan khilaf. Disaat mengadu ke wartawan, Leli (25) penduduk Jalan Datuk Kabu, Percut Sei Tuan ini mengaku tidak terima laporan pengaduan kasus pencabulan yg dialami adiknya, Bunga (16) bukan nama sebenarnya, dipermainkan polisi. Dengan alasan khilaf, penyidik justru melepas Rasyid (pelaku) dari penjara pada Selasa (14/6) sore. Kabar dihimpun, tersangka yg ketahuan bekerja sbg mekanik di usaha fotocopy di Jalan Pasar Merah, Medan Denai itu membawa kabur Bunga selama 1 minggu. Dalam pelarian tersebut, Bunga sudah berulang kali disetubuhi tersangka. Keluarga korban yg merasa kehilangan juga sibuk mencari keduanya.Singkat cerita, Jumat (20/5) dini hri lalu, tersangka & korban berhasil ditangkap keluarga Mawar dijalan Pasar Merah Medan. Tidak terima adiknya dicabuli, keluarga Bunga pula membawa & melaporkan kasus ini ke Sat Reskrim Polresta Medan. Menurut Leli (kakak korban), pada Jumat dini hri lalu, tersangka berhasil mereka tangkap & langsung diserahkan ke Polresta Medan. “Kami berhasil menangkap si tersangka, ia telah membawa lari adikku apalagi adik kami ternyata telah dicabuli tersangka berulang kali. Kami tak terima bang. Malah kini, dengan alasan penyidik khilaf, mereka ingin membebaskan tersangka,” kesalnya. Leli mengemukakan, selama 5 bln berpacaran, tersangka kerap menyetubuhi adiknya di rumah korban, disaat dia pergi kerja. “Dari keterangan keduanya, dikala rumah kosong tersangka sering bermain ke rumah & nekat melakukan pencabulan di rumah,” katanya.

Acil Lubis, keluarga korban lainnya juga mengaku keberatan atas alasan penyidik PPA Polresta Medan, yg bakal melepaskan tersangka pencabulan terhadap adiknya dengan alasan khilaf. “Kemarin dikala diinterogasi penyidik, tersangka mengaku berusia 19 th, kelahiran 1997 & sudah menandatangani BAP. Tetapi tiba-tiba hanya dgn menunjukkan fotocopi Kartu Keluarga yg berisi tersangka kelahiran th 2000, dgn alasan khilaf tersangka malah dilepas polisi dgn dalih belum dewasa,” kesalnya. Acil amat sangat kecewa dengan kinerja penyidik Satuan PPA Polresta Medan yg tak profesional. “Pernyataan mereka simple kali. Dikala tersangka diproses mengapa gak diproses betul-betul? Enteng kali mereka menyebut mereka khilaf. Penyidik kan mampu meminta data lengkap lainnya seperti melihat ijazah tersangka, akte lahir atau keterangan kepala lingkungan,” tuturnya kesal. Acil menginginkan Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengevaluasi anggotanya yg menyalahi aturan. “Kita minta Kapolresta Medan buat mengevaluasi kembali penyidik-penyidik seperti itu, tentunya hri ini kita keberatan, atas kejadian ini kita bakal memprapidkan Kapolri,” tegasnya. Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Fahrizal enggan berkomentar saat dikonfirmasi.

Banner-Ayam

Banner-Card-Games

Banner-Casino

Banner-Sports

Banner-Tangkas

Banner-Togel

Supports By Adujudi.com:

  1. Tembak Ikan
  2. Poker Online Indonesia
  3. Poker Online Terpercaya
  4. Poker Uang Asli
  5. Agen Judi Poker
  6. Adu Sabung Ayam Online
  7. Adu Ayam Online
  8. sabung Ayam Online
  9. Judi Casino Indonesia
  10. Taruhan Judi Bola
  11. Judi Bola Terpercaya
  12. Agen Bola Indonesia
  13. Judi SBOBET Indonesia
  14. Agen SBOBET Indonesia
  15. Agen Sabung Ayam Terpercaya
  16. Agen Sabung Ayam Indonesia
  17. Agen Adu Ayam Online
  18. Agen Adu Ayam Indonesia
  19. Bandar Bola Terpercaya
  20. Master Agen Bola Indonesia
  21. Agen Sabung Ayam S128

AduPoker88